Minggu, 15 Maret 2009

Hj neno Warisman baca puisi




Minggu hari ke 15 di bulan maret tahun 2009

Mengikuti gundul ke 3 kesekolah

Sekolah Dasar Islam Plus Banjarnegara

Yang hari itu sedang ulang tahun yang ke IV

Mengadakan Talk Show ....hadir pembicara dari jakarta

artis ibu kota Hj Neno Warisman

Yang tadinya hanya sekedar mengantarkan gundul

karena sehari sebelumnya merengek agar bapak/mamaknya

ikut ke sekolah.....sekolah ultah dan ada seminar

ternyata setelah mengikuti acara larut ...semangat,haru, kepincut......




Ayah dan Bunda

karya Hj Neno Warisman


Ayahnda dan ibunda..............kami tahu kadang ayah dan bunda berdusta pada kami
Ketika ananda dulu makan...................bunda memindahkan nasi punya bunda pada kami
bunda berdusta dengan mengatakan '' bunda tidak lapar, makanlah nak ''
Ketika kami mendapatkan ikan dari hasil pancingan, bunda memasak masakan yang enak
dan bergizi dengan ikan tersebut.......bunda berdusta kepada kami.......'' makanlah nak bunda
tidak suka ikan..''

Ketika kami dalam kesulitan.....................kami semua harus sekolah
suatu malam kami terbangun melihat bunda masih bekerja demi agar kami bisa sekolah
'' bunda kenapa belum tidur '' bunda berdusta kepada kami.......'' cepatlah tidur lagi nak....bunda tidak capek kok ''
Ketika kami baru masuk TK dan kami enggan masuk.................bunda mengantarkan kami, bunda menunggu kami, ketika lonceng berbunyi.....bunda menyambut kami dengan sebotol teh manis dingin........dengan peluh dan keringat yang membasahi bunda...........kamipun memberikan kembali botol tersebut kepada bunda......tapi bunda berdusta kepada kami dengan mengatakan...''bunda belum haus minumlah dulu ''

Bunda..........kami masih ingat ketika kami memakan 1 telor dadar yang di iris-iris dan dibagi untuk ananda dan adik-adik........ananda bertanya mana telor untuk bunda........bunda berdusta dengan menjawab....'' nanti bunda masak lagi ''
Bunda.......... ketika bunda dengan tubuh yang lemah terbaring sakit pun , bunda tersenyum kepada kami dengan menahan rasa sakit yang sangat.
Bunda masih berdusta kepada kami......kami tak kuat menahan air mata kami.
Tapi bunda masih berdusta dengan mengatakan '' jangan menangis sayang...bunda nggak apa-apa.......
Bunda kami tahu sekarang...arti dusta bunda.....
Bunda teramat sayang dan cinta kepada kami
Bunda ayahnda terimakasih ats segalanya................

Ketika kami muda betapa ibunda ingin memeluk kita....tapi kami mengunci kamar kita
Ketika sebagian dari kita lulus SMA ibunda menangis terharu..........
Tapi kita malah berpesta dengan teman-teman kita
Ketika mereka membayar uang kuliah dan mengantar kita kuliah pertama........
Tapi kita malah minta diturunkan di gerbang kampus karena malu sama teman-teman


Ketika mereka membantu biaya pernikahan
akan tetapi malah kita menjauh pindah beratus kilometer darinya
Ketika dia memberi nasehat cara merawat bayi.....tetapi kita berkomentar '' maaf bunda zaman sudah berubah...''
Ketika mereka memendam rindu ingin bertemu kita.....akan tetapi jawaban kita '' maaf bunda saya sedang sibuk sekali ''

Ketika di usia mereka lanjut dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan kita......sebagai gantinya malah kami membaca pengaruh negatif orang tua yang menumpang di rumah cucu-cucunya..................
Sehingga ketika sebagian dari orang tua kita Engkau panggil................baru terasa seperti sebuah palu godam yang meremukkan hati kita
Ternyata kita belum melakukan apapun untuk kedua orang tua kita

Untuk itu ya Tuhan ampunilah kedurhakaan kami.........ya Tuhan senantiasa perbaiki ahlak kami. ya Tuhan rahmatillah senantiasa orang tua kami.......ya Tuhan cintailah , kasihilah, sayangilah mereka sebagaimana mereka demikian sayang kepada kami...........................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar